PENGIRIM |
KOMENTAR / TANGGAPAN |
destario.m
|
30 November 2004 |
| mahasiswa |
itu semua adalah hak mereka untuk masuk ke jurusan manapun...yang salah bukan mereka...tapi kita2 yang sudah berkecimpung di pertanian...bisa nggak kita mengangkat lagi prestisse pertanian di mata masyarakat. Makanya dimulai dari diri sendiri...lulusan pertanian dilarang nganggur, ntar bisa merusak image pertanian yang emang udah semakin jelek. Jadilah wirausahawan yang sukses dan terkenal...lalu segera publikasikan ke media nasional bahwa bidang pertanian benar2 prospektif ya to ya to....rak gitu! |
DeStArIo
|
24 Desember 2004 |
| mahasiswa |
Nah......makanya karena yang minat dikit, jangan disia-siakan dong...kalau ngadain makrab ya yang ilmiah dan menghibur....JANGAN DI??????? tau sendiri lah. Bimbinglah yang sedikit ini untuk memegang peluang peluang besar dimasa datang. Kan enak kalo saingannya dikit....he he he. Salam buat sluruh warga di pertanian UPN, eh iya mbok isi dari web ini jangan didominasi oleh berita salah satu jurusan donk...kan bosen. Makasih ya....eh keliatannya mahasiswa pertaniannya kok jarang yang komentar di web ini ya.........kesannya sepi je |
Destario. M
|
28 Februari 2005 |
| mahasiswa |
wa..ha..ha..ha.... lama lama web site ini akan kukuasai (???). Lha pie, mosok cuma aku aja yang sering mampir ke web site ini....haloooooo....wah bener2 sepi tenan je. Ra po po, sing penting lama2 namaku akan menumpuk dan makin terkenal...he..he..he. Ups..sori komentarnya malah kelupaan. Gini aja..terpaksa aku harus turun tangan ke lapangan untuk mengangkat kembali animo pertanian di kalangan anak muda. Rasakan pembalasan smangat destroyer bagi yang merendahkan pertanian...hayo..sapa!? Aku pengen adakan pameran keliling di SMU2 jogja untuk mempromosikan pertanian dan merubah image mereka..aku pengen mereka (anak SMU) berpikir bahwa pertanian identik dengan biotek, laboratorium, penelitian, rumah kaca dll, pokoke yang moderen2 gitu. Wahai para pembaca yang setia...mari kita perbaiki citra pertanian di UPN ini, meski swasta, aku tetap berambisi untuk mengalahkan yang negeri2 biar mereka nggak meremehkan kita lagi...Oke. Hiiaaat bangkitlah semangat naga api pertanian, menjulanglah ke langit pembangunan yang amat tinggi. Sori terlalu bersemangat ya!! |
RIO
|
05 Maret 2005 |
| mahasiswa |
ehm....!!! apa ya...duh lali je! |
M.Widjaya
|
21 September 2005 |
| Karyawan |
Sejarah membangun Nusantara ini sangat erat dengan isi perut bangsa. Ada orang bijak berkata; membangun bangsa terlebih dulu mencukupi makannya / pangan. Nah salah satu ilmu tertua di negeri ini adalah Pertanian, pelaku utamanya petani. Sampai pada memilih pemimpin bangsa ini seyogyanya memahami substansi pembangunan pertanian.
Menurut saya salah satu yang utama menjadi tolok ukur maju bangsa ini adalah majunya pertanian dalam arti luas lho mas.
Negeri kita ini bisa menjadi rendah kalau pemahaman pembangunan pertaniannya juga rendah, termasuk politik pertanian dalam arti positif. Jangan lupa, KITA INI NEGARA AGRARIS. |
some one
|
23 Desember 2005 |
| |
kurang promosi.....tambah tu promosinya. |
dede's
|
06 Januari 2006 |
| mhs |
bagaimanapun bangsa ini akan tetap gonjang-ganjing jika ketahanan sektor pangan dan pertaniannya belum mapan. |
M.widjaya
|
02 Maret 2006 |
| LITBANG BUMN. |
1 Oktober 2005 BBM naik tidak kepalang tanggung. kesempatan bidang PERTANIAN naik panggung.
Solusinya; Tanaman Jarak Pagar ( Jatropha curcas ) yang bergetah dan berminyak di bijinya menghasilkan minyak BIO-DIESEL.
Kalau minyak dari fosil bumi makin berkurang dan habis kita panik, baru solar naik 200% udah blingsatan. padahal minyak Jarak Pagar BIO-Diesel di India lebih 5 tahun lalu sudah jadi campuran solar, diesel.
kita bermanja-,manja dengan BBM subsidi. begitu dicabut subsidi jelas panik.
Keppres dari pak SBY sudah terbit,program telah dirancang, proyek sudah disusun di Nusantara ini. Nah pantaskah animo pertanian dikatakan rendah. Pertanian bisa punya SPBU seperti Pertamina silahkan akses www.jarakpagar.com. Optimislah praktisi pertanian. |
m. Ubaid
|
27 Maret 2006 |
| pelajar |
sebenarnya kalo pemeritah mau peduli sama petani pasti negara ini bisa menjadi negara yang maju, karena negara kita adalah negara agraris apalagi didukung dengan adanya upn ini, petani bisa memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin shg hasilnga pun optimal. jadi pemerintah gak usah ngimpor beras dari luar lagi karna itu akan mematikan petani.... |
doni ali rizki
|
22 April 2006 |
| mahasiswa |
kebijakan pemerintah masih belum memeihak pada pertanian, padahal pertanian sebagai kunci dan dasar perekonomian negara. |
Destario Metusala
|
18 Februari 2007 |
| PT. Syngenta Seed Division |
Anak jaman sekarang....kok sepertinya sukanya ma yg bertema ekslusif, praktis, instan dll ya. Sepertinya kita mesti narik animo mereka dengan tema2 serupa..kalau mau survive mesti bisa beradaptasi dgn fleksibel. Ubah kesan Pertanian dengan tema2 hi tech, inovasi, dan buka wawasan bagaimana pertanian menyelamatkan jutaan warga miskin yg kelaparan dan mengangkat perekonomian masyarakat di lini terbawah melalui agribisnis. Trus ubah nama fakultas pertanian dengan Fakultas Agricultur. Kayaknya anak2 muda sekarang rada phobia ma istilah "tani" beserta kalimat2 yg ada kata "tani" nya. |
Taufiq
|
23 Februari 2007 |
| swasta |
kok yang nanggapi itu2 saja orangnya...
kayaknya anak pertania n gak tahu klo ada website...
menurut saya website ini di publikasikan ke alumni..atau ke mahasiswa..pasti akan banyak informasi yang muncul..Thanks
|
Himawan Kartika N
|
28 Mei 2007 |
| Buruh |
Yo kalo yang nanggapi orangnya itu-itu saja yo harap maklum ? lha alumni Pertanian UPN mungkin setiap hari kerjanya ya di sawah ??? mana sempat alumni yang konon Fakultasnya saja dibilang "Hampir Punah" melihat komputer ato internetnya ??? |
Eko We.. (Bebex 01)
|
30 Januari 2008 |
| Agronomist (si Bolang) |
We e e e.....
Tenang no pikir mu tho.......
mbah darmo...... |
Bayu
|
05 Desember 2008 |
| SHE Officer |
Gak ada yang salah sich, sebenarnya mereka hanya ditanamkan jiwa sebagai seorang konsumen (Jiwa Seorang pendebat bukan Pemikir) saran saya sich,Mari kita kumpulkan kembali alumni-alumni Pertanian UPN, karena sbenarnya Alumni pertanian UPN juga tersebar di beberapa perusahaan besar, namun karena ajang pertemuannnya tidak ada, yah gini dech, orang pada malas untuk promosikan Pertanian UPN...Hal ini sangat berbeda dengan fakultas FTM, dimana pertemuan mereka hampir setiap Tahun promosi sampe daerah kalimantan sekalipun....Itu aja sich |
EKO PRASETYO. SP (heboh)
|
16 Maret 2009 |
| tekhnisi handphone |
Assalamualaikum wr.wb.saya alumni agro 95.menurut mungkin saran dan kritik dari rekan-rekan semua ada benarnya.tapi kita harus selalu mempromosikan fak.pertanian upn yogya.sebagian dari kalangan pelajar smu sendiri beranggapan kalo kita kuliah di fakultas pertanian identik dgn becek,kotor,lumpur dll.kita hrs memperkenalkan pertanian pada saat ini menuju pertanian yg modern,pertanian yg berbasis pada agrobisnis yang bertujuan untuk menghasilkan nilai ekonomis yg lebih baik.kita juga hrs memperkenalkan kpd publik mengenai fasilitas yg ada pada saat ini dan staff pengajar (dosen) yg profesional.Bravo... FAPERTA UPN V YK. |
BRAMONO.
|
23 Mei 2009 |
| swasta |
yg menyebabkan animo rendah karena lapangan pekerjaan dibidang pertanian yg tidak pernah disosialisasikan ke alumni,sebetulnya pekerjaan dibidang pertanian sangat banyak, hanya saya menyoroti peran dari UPN khususnya fak pertanian dalam kerjasama dgn perusahaan perusahaan perkebunan boleh dikatakan tidak ada lain dgn perguruan tinggi lainnya seperti stiper, dia support kpd alumninya, jadi perlu dipikirkan jangan hanya sebagai dosen / pekerja saja di UPN tapi ikut memfasilitasi agar alumninya dapat kerjaan. |
agus raharjo
|
07 Juni 2009 |
| PNS |
mungkin benar animo dibidang pertanian rendah, tapi ini semua tidak melulu salah alumnusnya... peran dan konsistensi pemerintah sangat penting untuk menjadikan sektor pertanian sebagai primadona. Sektor ini ndak bakal hilang, bahkan akhir-akhir ini mulai menjadi perhatian serius tatkala ketahanan pangan dunia goyah belakangan ini... trus kalau mau bijak, bukankah sektor ini bila dikelola dengan baik (diprogramkan) bisa menyerap tenaga kerja yang cukup besar (mengatasi pengangguran)?? Justru kalau kita tidak hati-hati, besar kemungkinan lahan-lahan pertanian kita akan "dikuasai" oleh negara-negara "maju" sebagai lumbung pangan bagi mereka dengan berkedok investasi... Waspadalah... waspadalah... |
morhotma siahaan
|
30 September 2009 |
| PT.BankSUMUT |
Ya begitulah..
Pertanian suatu fenomena (p'harto waktu ngajar):
1.mau usaha, lahan danatau uang tak ada, 2.ada lahan, uang,mau usaha -pupuk,benih,pestisida tak ada (kalopun ada mahal x) 3.maksa usaha, hasil ok, untung??(harga anjlok, pmasaran kmana? Ada pula yg import.. nasib..nasib) Lah..PEMERINTAH/DINASnya?? (mboh aq..??)
Lah mau kuliah di FP, MAU JADI PETANI po-BISA JADI PETANI
po?
lah..emangnya kt skarang jadi =.....
, petani?
nasib..nasib...!! |
ade
|
01 Desember 2009 |
| |
Yah ternyata yang buka web ini orangnya pada pesimis semua..padahal dengan adanya isue global, anak pertanian itu sekarang laku betul..banyak kok anak pwertanian yang sukses..ayo dong kembali semangan lagi Pertanian UPN |
SUHARNO, SP
|
09 Februari 2010 |
| Wiraswasta |
Saya alumni Pertanian UPN Yogyakarta. Animo Pertanian Rendah, itu wajar. Karena bila dihitung secara bisnis, posisi sebagai petani kurang menguntungkan. Lahan semakin sempit, biaya pupuk bibit, obat2an semakin mahal. Harga jual hasil pertanian rendah, bahkan bisa rugi kalo tidak pintar spekulasi dan memiliki jaringan yang luas. Saya sudah bergelut dipertanian hampir 10 tahun. Ini dulu aja komentar saya.Trims. |
Ferry Ferdiantito, SP.
|
12 July 2010 |
| PT. EAST WEST SEED INDONESIA |
PETANI => PENGUSAHA TANI.. Lambat laun Pertanian akan menjadi salah satu pilar utama bangsa yang akan mencetak orang2 & tokoh2 besar di negara ini.. (Kalo adik2 mahasiswa & calon mahasiswa pertanian serta generasi muda kita menyadarinya), hehehe...
Cat : Tanpa produk & hasil pertanian kita hanyalah seorang penderita GIZI BURUK, hehehehe..
|